Featured Article

Sunday, August 9, 2015

!!! (SERU)

Saat kesibukan mengintai gerak jariku, lama pula tak sempat menyapa sahabat Penoreh Tinta, kerinduan menjelma dalam mimpi akan sapa dan senyum manis sobat semua...kini sejenak ku lenggangkan fikiran, rasa, dan juga imajinasi dalam ramuan kata yang semoga memberi makna...
Aneh bukan berarti tidak mungkin....
Tak ada pencapaian yang bisa jadi pencapaian terakhir...
dan tak akan ada kegagalan dalam sebuah perjalanan...
2 Kesalahan:
Pertama: Jika kita sombong akan keberhasilan...
Kedua:  Jika kita kecewa karena kegagalan...
Belajarlah untuk bisa menerima kenyataan....
Jika kita maju terus dengan berani, maka kemenangan dan kegagalan akan mengajarkan banyak hal kepada kita...
Jangan Terlena!!
Seseorang yang sibuk menikmati pujian untuk dirinya sendiri, tidak lebih dari orang bodoh, karena masih banyak yang belum dilihat dan dipelajari, segera lihat dan pelajarilah...
Keluarlah dari kekecewaan, kita punya  babak baru...
Ingat!!
Keberhasilan mengajarkan sedikit...
Kegagalan mengajarkan banyak...
Ketakutan menghasilkan kegagalan...
Tak peduli seberapa besar apa yang sudah kita lakukan...
Sadari, bahwa setiap perjalanan adalah ujian yang akan dan terus kita hadapi...
jangan terpengaruh atas ketidak percayaan orang lain...
Mari berlari.....

 di saat engkau benar-benar terjatuh, di sana engkau akan menyadari bahwa hanya Allah yang selalu memperhatikan dan tidak melupakanmu

Salam Sukses, Semangat dan Karya dariku Penoreh Tinta

Monday, June 8, 2015

CINTA 3 WARNA

Part 1
Bukankah setiap orang berhak meraih sukses dan mempunyai mimpi…menemukan dan menggapai apa yang diinginkan adalah hal yang lumrah, namun apakah setiap skala itu akan melurus tiada belokan dalam kepak sayap pelajuan??? Terkadang kita melupa akan arti bahagia saat ujian datang menyapa, sesunggihnya semuanya berputar dan purna tergantikan cahaya.
Tatkalah senyuman mulai menghilang, sendiri pun membelenggu langkah, tak salah jika hadirnya mimpi-pun tertabir gelap, sunyi, dan belasan tanda tanya berkeliaran di sekitar fikiran yang tertidur, menahan keinginan serta harapan melaju kearah realita. Kini halusinasi, golakan di dada, dan semua bahasa "impian" dalam jiwa seolah tak dapat ditemukan jawabannya.
Dituliskannya kata-kata sederhana dalam selembar surat, hanya untuk memastikan apakah puing-puing cahaya itu masih tersisa dan singgah dalam angan, akankah terucap “Wassalammu’alaikum Mimpi” mencoba menghilangkan Bayang-bayang hitam yang menghantui, rasa itu menyiksa dan mendekap dalam kepedihan…
Sejenak tertegun dalam kekalutan hiruk pikuk ruang lapang berjajar bahasa suka duka, berteman dengan lusuhan sampah kegalauan, pertemuan itu kini sepi, sapa dalam koma berakhir berlumur kehampaan, dulu jiwa yang dikenal take it easy, have fun your day kini terasa terbaring meregang nyawa menyapu setiap bayang harap masa lalu, seperti alunan detak jantung yang tak tertahan melawan waktu…
Sorot yang dinanti kini mengumbar kepahitan, menguak cerita masa silam, helaian napas pelan, tatapan kosong, menggernyit dan melipat kedua tangan di meja, terlihatnya menunduk resah, “ku rasa ia terjebak dalam buncah ilusi hati yang menipu otak”, pertanyaan demi pertanyaan seolah hadir bagai pisau yang menusuk telinga saat mendengar, membuat otaknya kosong dan berjalan penuh dengan keraguan.
Hening, bunyi debur ombak di luar menyelinap di antara kebisuan perasaan yang berkecamuk, sekelompok musisi ternama terlihat menempati sepetak ruang, suara itu, gesekan biola itu, irama musik yang memenuhi setiap ujung dinding memberi celah ruang harapan untuk terus menatap dan membuka mata yang mulai menutup pelan tiada kebahagiaan.
Elang Rajawali, kepakan sayapnya yang menantang, seruit suaranya yang lantang, sapanya seolah membuka perban luka yang mulai kronis, terlebih saat membuka kotak musik kehidupan memberikannya petunjuk dari serangkaian misteri…
#.......#
To be Continue……………..

Monday, May 11, 2015

AKU, KAMU DAN WAKTU



Dalam tuangan kata yang tertoreh di setiap jejak langkah kaki,,,tiada berpeta, tiada pula bercahaya, jari menari tak berperasa, mata menatap tiada bertujuan, telinga mendengar tiada suara, mulut berbicara tiada bersua, fikiran menjenuh bak tanah kering tiada berair.....Angin, Air, Gunung, dan Pelangi saling bersautan menyeruak dalam lamunan jejafu asmara...

Angin.....
Bisikan lembut menuai kata
Bersajak senja memancar di ufuk barat dengan merah merona
Berselaput tingginya gunung, terlihat burung beterbangan di angkasa
Kini kau menumpahkan butiran rasa dalam logika
Tak tersadari terlumpuhkan diri dalam sungkuran bahasa cinta

Air....
Kini kau terasa hambar, tak dingin tak juga panas
Meski kau mengalir dari puncak ke dataran lautan es yang begitu deras
Hamparan butiran pasir terkesiap dalam hempasan ombak keras
Aku pun berdiri meneriakkan nama tiada melogika dan terhempas

Gunung...
Ketinggianmu terkadang memaksaku untuk mengatakan aku terlalu rendah untuk menggapai cita
Tingginya pepohonan yang menghiasimu menjadikan tabirku untuk menatap lekat wajahmu disana......
Bebatuan yang meruncing tajam telah menjadikan langkahku menuai luka raga....
Namun, Luka itu memberikan pelajaran akan arti hidup, tak ada yang abadi untuk dirasa...

Pelangi....
Yaa.....kini kau hadir mencoba memberikan senyuman indah...
Parasmu yang cantik nan menawan membuat mata semua yang bernyawa tersenyum terperangah...
Warna warni yang kau sandang mengisyaratkan sebuah kenyataan hidup dalam perbedaan yang selalu beriringan dan menuntut untuk selalu melangkah...
Keyakinan persatuan yang berbeda akan menjadi hiasan mulia dalam ikhlas nan ketulusan di ruang sang pencerah...

Setiap langkah yang kau tuju, tak ada yang berjalan lancar sesuai kehendak diri...
tak semua yang kau anggap baik, baik untukmu
dan tak semua yang kau anggap buruk, buruk bagimu
selalu menundukkan dan bersandar pada dzat yang abadi "ALLAH" SWT
 
Perkelanaan pun terhenti, terlihat paparan detail berisi pesan singkat darinya pemuda Sholih nan cerdas "Beauty is not only about having a pretty face. But is about having a pretty mind heart, pretty mind, and pretty soul;-)"

Tuesday, March 31, 2015

LELAKI SUNYI


 

Setelah lama terpekur dalam kekalbuan, terasa matahari berada di atas ubun-ubun, namun badan ini masih mengigil kedinginan, segala hal menjadi terasa nisbi dan tak nyata…segala rasa memblurkan kenangan yang tak pernah ada. Sungguh, aku rindu jari jemari  ini mengetuk keyboard menyapa sahabat Penoreh Tinta…ku tuangkan sajak asmara bersama suara gemuruh ombak lautan cinta…
 --------------------
Senja menukik Hiruk pikuk ruang lapang menjadikan Rani kuat, meski sering terperangah, Rani dikenal sebagai seorang yang gigih dan penuh semangat…wajah manis, kulit sawo matang, berpenampilan rapi membuat ia terlihat lebih menarik, tatapan mata yang tajam memberikan symbol kekhasan gadis itu, tapi ternyata yang banyak orang kagumi dan banggakan tak membuatnya cukup rasa untuk melambaikan tangan dan mengatakan pada dunia ”farich” (aku bahagia), tak ingin terlalu banyak bicara karena diam juga terasa menyakitkan baginya,,
Tak pernah sedikitpun menyangka, dalam kondisi seperti itu, hatinya masih tak pernah memiliki hati…dan yang tersisa adalah “mengandai-andai” sebab seolah harapan telah jauh menghindar. Bila saja lorong Doraemon itu ada, ingin rasanya berada dihamparan rumput dikelilingi gunung yang tinggi.
Penyayang baru, meski hadirnya bak angin beliung (hadir tiba-tiba) terasa dingin dan memporak-porandakan pondasi yang kokoh, namun tiada berwujud bentuknya. Sama seperti hadirnya lelaki sunyi, sebut “Pangeran Kodok”…hingga syair-syair merambah di sisi-sisi dinding jendela hati, tertuang rasa dalam bahasa:
Saat lamanya kemarau mengiringi, saat itu hujan yang dibutuhkan
Saat gelap malam menghampiri, Cahayalah pemecah sunyi
Saat ini jiwanya seperti mendung yang menunggu hujan setelah kemarau berkepanjangan, dan ia layaknya gerhana yang menanti cahaya rembulan
         
          “Aku merasa kehilangan sesuatu entah pernah kumiliki atau tidak. Berminggu-minggu, berhari-hari, berjam-jam, toh rasa itu tetap sama saja, rasa yang tak memiliki rasa” batin Rani berkecamuk dalam garangnya matahari….
          Hadirnya lelaki yang ia kenal dengan sebutan “Pangeran Kodok” masih berasa sunyi bak Gerimis: bisa jadi hujan lebat atau bisa mereda dan kemarau kembali…atau laksana mega merah: penyambut malam, bisa rembulan itu datang menyinari, bisa pula kegelapan yang menjadi buncah ilusi hati.
          Di sinilah, ia menghamparkan sajadah panjang terbentang tuk menggapai angan, takut adalah sifat naluri ketidakmampuan manusia, sesungguhnya Tuhan lah sebaik-baik tempat kembali.


Not only in mathematics, we know the undefined term, dot (.), but also in life, that is LOVE

Saturday, March 7, 2015

LET'S JOIN PENDAFTARAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH AL QUR'AN (LKTIQ) Tingkat Nasional 2015


Asalamualaikum.Wr.Wb.

Bagaimana khabarnya para peneliti dan penulis seluruh Indonesia? Semoga baik dan selalu bahagia sepanjang hari.
Sahabat-sahabat, para hafidh-hafidhah dan seluruh mahasiswa muslim di Indonesia, pada tahun 2015 ini, UKM-Pengembangan Tahfidhul Qur'an UIN Sunan Ampel Surabaya akan mengadakan serangkaian acara Festival Qur'ani 2015, salah satunya adalah Lomba Karya Tulis Ilmiah Al Qur'an tingkat Nasional. Berikut ketentuan dan pengumumannya!


LOMBA KARYA TULIS ILMIAH AL QUR’AN (LKTIQ) TINGKAT NASIONAL

Tema: Al Qur’an dan Keindonesiaan
Sub Tema:
  1. Al-Qur’an dan kaitannya dengan Tradisi Keindonesiaan (akulturasi budaya, pluralisme, Demokrasi Pancasila) dalam menjaga keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)
  2. Al-Qur’an dan kaitannya dengan Politik, Nasionalisme dan Tata Negara untuk mewujudkan Indonesia bersih dari KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme)
  3. Al-Qur’an dan kaitannya dengan dunia Pendidikan (Kurikulum Ideal, Pendidikan Karakter dan Akhlaq Qur’ani) dalam mewujudkan revolusi Mental Bangsa Indonesia.
  4. Al-Qur’an dan kaitannya dengan Ekonomi dalam memakmurkan kehidupan masyarakat Indonesia.

Ketentuan Umum:
  • Peserta lomba merupakan mahasiswa strata 1/D3 dari perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta dan santri dari pondok pesantren seluruh Indonesia dengan usia sekitar 17-25 tahun yang dibuktikan dengan KTP/SIM/Kartu Mahasiswa/Kartu Pesantren/Surat keterangan dari instansi terkait.
  • Satu tim dapat perorangan ataupun kelompok maksimal 3 orang.
  • Satu tim hanya diperbolehkan mengirimkan maksimal 2 (dua) karya terbaiknya, dengan ketua tim yang berbeda.
  • Isi karya tulis boleh mengambil dari karya-karya tulis yang telah dilombakan atau dipublikasikan, dengan ketentuan harus ada pengubahan dan inovasi terbaru yang menjadi titik pembeda dengan karya tulis sebelumnya.
  • Karya dapat mengacu pada Al-Qur’an yang diintegrasikan dengan As Sunah, pemikiran-pemikiran ulama salaf (kitab kuning), dan sumber-sumber ilmu pengetahuan mutakhir (jurnal, artikel ilmiah, buku, dan sumber lainya.)
  • Karya tulis wajib menyertakan minimal 1 ayat Al-Qur’an yang sesuai dengan tema dan sub tema yang dipilih (pokok bahasan).
  • Karya tulis ilmiah dapat berupa hasil telaah pustaka dan kegiatan penelitian dengan ketentuan memberikan inovasi solutif terhadap permasalahan yang dikaji.
  • Pendaftaran dan Pengiriman Abstrak pada tanggal 1 Maret - 12 April 2015, dikirimkan melalui email ke: ktiqfq.uptq@gmail.com
  • Pengumuman Lolos Seleksi Abstrak pada tanggal 15 April 2015.
  • Registrasi dan pendaftaran Abstrak tidak dipungut biaya (GRATIS)
  • Setelah mengirimkan abstrak, dimohon konfirmasi kepada panitia dengan format: LKTIQN_Nama Ketua Tim_Universitas_3 Kata Pertama Judul_No.Tlp
Ketentuan Juara:

Juara 1 : Uang Pembinaan Rp. 4.000.000,- (empat juta rupiah) + Tropi Penghargaan + Sertifikat
Juara 2 : Uang Pembinaan Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah) + Tropi Penghargaan + Sertifikat
Juara 3 : Uang Pembinaan Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah) + Tropi Penghargaan + Sertifikat
Harapan 1 : Uang Pembinaan Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah) + Tropi Penghargaan + Sertifikat
Harapan 2 : Uang Pembinaan Rp. 500.000 (Lima ratus ribu rupiah) + Tropi Penghargaan + Sertifikat

NB: Semua peserta akan mendapatkan sertifikat.
Ketentuan penulisan abstrak bisa di download di: https://www.scribd.com/doc/257549596/Panduan-Penulisan-Abstrak-LKTIQ-Nasional
Informasi lebih lanjut!
Hubungi:
a. 0896 0953 6094 (a.n. M. Saiful Muluk)
b. 0857 3607 6337 (a.n. Faridatul Alfiah)
Sumber: http://festival-qurany.blogspot.com/2015/02/lomba-karya-tulis-ilmiah-al-quran-lktiq.html?spref=fb

Arsip Blog

Artikel Terpopuler