Featured Article

Friday, February 17, 2017

SEDERHANA BUKAN?

Membuntungkan imajinasi adalah kerjaanku selama berbulan-bulan, tapi kini kebuntungan itu mulai membentuk serpihan dan menyatu dalam impian, aku yang berdiam dengan lambungan tinggi sebuah angan, kini bahkan beku dengan perasaan, ya…itulah kebekuan yang ku rasakan

Musim pun terasa berganti, dengan gugurnya daun hingga bersemi kembali. Dari terik matahari menjadi dingin mencekam. kebosanan, kemalasan, bahkan seolah tak berasa ada kehidupan, sepi dalam ramai, senyum dalam tangis dan bahagia dalam duka.

Jika seorang pujangga bersyair dalam karya sastranya, maka seorang musisi memainkan musiknya, jika aktris dan aktor memainkan perannya, maka kita adalah pemeran terbaik di setiap skenario yang ada, dan kali ini IPT akan menemani sobat semua untuk berimajinasi dan bernarasi, membuat hidup lebih bermakna dengan sebuah karya yang menjadi bukti kita di dunia.

SEDERHANA BUKAN? akan mengajak sobat IPT menyusuri jengkal masa yang terlewat, bukan untuk mengingat namun kita jadikan pelajaran hebat agar diri lebih tegar dan kuat.

Tidak perlu diakui atau adanya pengakuan, bahwa kebanyakan dari kita menginginkan segala sesuatu yang sempurna, memilah dan memilih bahkan kadang salah pilih dan salah pilah. bukan karena sebuah kesalahan namun semua berbicara soal estetika. Tau kah kita sobat!!!! dibalik mata terbuka maupun tertutup, ada yang mampu melihat lebih tajam dan jelas, bukan hanya dari kesempurnaan melainkan kesederhanaan, siapakah dia? HATI NURANI

Hati adalah taman cinta, Nur adalah cahaya
Cinta yang memberi cahaya kehidupan...
tidak perlu memperdebatkan ontologi hati, karena epistimologipun mulai bergerilya...


Sobat....

Kala orang berbicara tentang cinta...

Sesungguhnya cinta itu sederhana

Cinta itu sederhana...

Dari yang sederhana menjadi istimewa...

Cinta adalah keriteria kebutuhan bagi yang membutuhkannya...

Tak ada yang bisa memaknai cinta...

Kecuali mereka yang mencinta...


Cinta itu sederhana...

tak perlu syarat yang menyulitkan salah satunya...

melainkan mendatangi orang tuanya...

bukan hanya sebatas kata Aku cinta padanya...

tapi menyegerakan KUA...

Cinta itu sederhana...

Jika irama mampu memberi makna 1000 kata...

maka DIRInya adalah 1000 inspirasi yang sangat bermakna...

Jadikan cinta sebagai perantara peraih ridhoNya...

bukan hanya sebatas untuk ingin bahagia bersamanya...
#Salam Cinta Sederhana, Semoga Bahagia

Monday, January 25, 2016

ASSALAAMU'ALAIKUM CINTA


Assalamu'alaikum sahabat I'ana Penoreh Tinta, mendung menjelma dalam asupan inspirasi...tak terasa terlihat buliran jernih menetes dalam rudal perjalanan...hmmm,,,hmmm,,,hmmm..selain langit terlihat redup, buncahan air mulai menghias rongga tanah yang semakin melebar, penjelajahanku pagi ini pun berhasil mengkomakanku pada satu alpha "pending ngampus"...Sobat, ada pengetahuan yang sangat menginspirasi di pagi ini, seolah fajar menyemppurnakan pagi...IPT share melalui torehan kata ya sobat, semoga menjadikan hati kian lapang dan mampu menghantar untuk mengetahui hakikat dari sebuah pencarian...

Ada satu pertanyaan yang membuat mata mengantuk menjadi megembung layaknya balon yang tertiup...Apakah itu,??? ini dia pertanyaannya...

Who's the richest person in the world??
(siapakah orang terkaya di dunia??)

Waaaah, siapa yahhhh,,adakah kita disana? untuk tahu jawabannya, kita lanjutkan lagkah mata utuk membaca yuuuuk;-)
IPT urutkan dari nomor 5-1 yah....
5. Amancio Ortega (Spain) = $64,5 Billion
4. Warren Buffet (USA) $72,7 Billion
3. Carlos Slimm Helu (Mexico) = $77,1 Billion
2 Bill Gates (USA) = $79,2 Billion

ahaiiiiiiii,,,siapakah yang nomor satu sobat, dan pertanyaan yang menggelitik adalah: adakah orang indonesia mewakili disini, semoga kita semualah wakilnya, tidak hanya sebagai orang Indonesia namun sebagai pribadi muslim yang penuh damai dan kedamaian, semua itu terletak pada hati,,,dan manifestasi kecintaan manusia pada Tuhannya, terlihat dari wujud cinta pada sesamanya.
ahai,,urutan nomor satu adalah...........

1. The two (sunnah raka'at of fajr are Better than the world and whatever it contains)
     "Dua rakaat fajar lebih baik daripada dunia dan seisinya" (HR. Muslim)
      baca : dua rakaat fajar (sholat sunah rawatib dua rakaat sebelum subuh 'qobliyah                         subuh')

Untuk menjadi orang terkaya cukup simple kan sobat (mengerjakan sholat sunah qobliyah subuh 2 rakaat),,semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang istiqomah dan beruntung, amiiiiin
google.com
Menyapa rindu dan cinta dalam satu dekap rasa hanya untuk-Nya (Allah)...
Assalamu'alaikum Cinta...

Semoga Bermanfaat,,,salam cinta:-)

Wednesday, January 13, 2016

SAJAK MATAHARI

Kali ini penoreh tinta tak kan bernarasi, namun...cukup ku rajut penggalan karya MELUKIS LANGIT  dalam Sajak Matahari sebagai wujud bahwa setiap manusia mempunyai manifestasi cinta dan ketulusan untuk 'apa' atau 'siapa'...

Selamat membaca, semoga bermanfaat...nantikan isi lengkap karya I'ana Penoreh Tinta dalam MELUKIS LANGIT...







Friday, January 1, 2016

NADA


Terdengar gemercik air tandon di ruang sebelah, menginspirasi Penoreh Tinta untuk bercuap dan menyapa sobat semua, apa kabar sobat IPT??? semoga keberkahan Allah SWT selalu menyertai hembusan nafas kita, amiiiin...
2016 menyambut langkah,,nothing special BUT buatlah menjadi spesial dengan semangat perubahan pribadi baik menjadi lebih baik...

Tak selalu nada berbunyi merdu, dan tak jarang pula terdengar sumbang...namun nada akan tetap nada yang menjadi perantara terciptanya irama. Ditangan yang tepat, faham, dan lihai-lah nada akan teracik begitu amat indah dan memberi keindahan bagi yang mendengarkannya...
"Jadilah pewarna jangan hanya diwarnai" sahut Sun dalam salam angin...
Sejenak membisik pada pagi, terlihat Hp tergeletak di atas bad dengan buku yang berserakan, saat bibirku menyunggingkan senyum membuai telinga, ruang hampa yakni kerinduan, menjawab dengan deretan kata yang tersimpan dalam lukisan bahasa...

NADA

Sendiri?
Allah sedang melatihmu menjadi hamba yang istimewa...
Jatuh?
Jangan mencari uluran tangan agar kau tegak berdiri...
Sakit?
Jangan berteriak agar mereka mendengarmu...
Allah lebih dekat denganmu...

Allah yang lebih mengenalmu tanpa harus kau kenalkan siapa dirimu...
Allah yang sangat mendengar rintihanmu...
Allah lebih mengetahui seberapa dalam kau terluka...
Allah lah obatmu...
Allahlah yang akan menghapus air matamu...
Mengubah setiap sedihmu menjadi kebahagiaan penuh ridho...

Allah lah yang menciptakanmu...
Allah tak akan dzalim pada hamba-Nya...
Allah Maha segalanya untukmu...

Sendirimu?
Sebab Allah ingin lebih dekat denganmu...
Allah ingin kau lebih baik dengan dirimu sendiri...
Allah ingin kau kokoh berdiri dengan kakimu sendiri...
Maka, tegarlah bersama Allah dalam hatimu...

Sebab sejatinya, kita memang datang ke bumi sendiri, dan akan kembali pada-Nya sendiri...
Maka tanpa Allah, kita hanyalah hamba yang sejatinya sepi...

Menikmati setiap Nada kehidupan, mensyukuri setiap irama yang terdendangkan dan memahami setiap lirik yang ternarasikan, adalah pilihan baik untuk menjadi pribadi yang lebih baik...ciptakan nada terindah dalam kehidupanmu untuk menyongsong masa depan penuh gemilang...Nothing imposible tugas kita hanya meyakini;-)
Yuuuk memahami hidup dengan cermat
Karena hidup ini terlalu singkat untuk berhianat kepada Allah sang pemberi Rahmat
Semoga tulisan ini bermanfaat dan kita menjadi hamba yang taat

Salam karya dariku I'ana Penoreh Tinta....

Thursday, December 17, 2015

ANOMALI DUA WARNA


Pagi berdermakan kesejukan udara nan dingin yang mencekam lebih dari biasanya, entah kenapa perhatianku terusik, terbekukan oleh kesunyian, mana mungkin kita bicara soal cara "bersinergi" sedangkan kita belum menyepakati dimana "garis tengah" dari perbedaan kita. Biarkan hati meresapi indah mimpi petualang, biarkan...biarkan bermimpi bahkan sampai petang datang. senja yang ter-"semoga" meyatu dalam imajinasi, bisik ilalang metropolitan.

Kamu....
ya....kamu....
ha....kamu....
ah....kamu....
hmm...kamu....
yah...kamu....
You...you and you

atas nama humanisme tapi tidak humanis...
bicara integritas namun kita tidak integritas
heran bukan...!!!
itulah kamu.....
Obrolan di meja makan,  masih soal kehidupan dan pengharapan yang menyeruak kata...
Fokus itu penting, layaknya sepasang kaki kita ini mau melangkah kemana?? sahut lentingan musik favourit anak-anak muda...Mau di bawa kemana???,,ahhh itu hanya untuk alamat palsu...hahaha, tertawa meninggi dalam kagarangan yang meggelanyut dalam benak...semua itu seharusnya tak lagi realitas yang ilusi..
logikanya!!! seperti pisau lipat di jual di terminal,,sahut para penjual di bus "pisau-pisau, bisa digunakan mengupas buah, membuka botol, pengganti gunting dll" atau seperti juga tas kresek yang bisa dipakai tempat makanan dan serba bisa atau serba guna...hingga tak jelas fokus fungsinya,,,hemat bahasa, kita sering mendengar:
"Tau banyak tapi tidak mendalam atau tau sedikit tapi mampu memecahkan persoalan" bahasa serupa "Tau banyak sedikit ilmu atau Tau sedikit banyak ilmu", berfikir keras--penantian ini rasanya tak bakal usai, hanya fikiran yang diliputi misteri...kini pun banyak yang stres dan depresi...

Tanah kelahiranku yang bernamakan Indonesia terjadi reduksi habis-habisan, timbullah sebuah tanya melambung tak terjawabkan...sesungguhnya carut marut ini karena pendidikan karakter atau otak kita yang masih kosong? sebenarnya karakter tak bisa dipisahkan dengan intelektualitas dan spiritualitas...intelekualitas is character...pertanyaan selanjutnya, mentalitas apa yang mau dikembangkan? kita tidak pernah memberi distensi (perbedaan) mana, dan mana, itulah baksil-baksil kultural kita. Melihat jalan melingkar yang tak jelas ujungnya, revolusi mental saja rasanya tidak cukup, karena itu lebih bersifat personal..
Konsep kompetensi berasal dari---dunia industri---memerlukan tenaga bekerja...
Konsep profesionalisme---menafikan yang tidak profesional/amatir---ada pemisahan yang terlihat disini, Padahal yang amatiran itu bekerja dengan ikhlas...yaaa begitulah....

Setiap individu memiliki kebebasan untuk memilih. aturan hanya soal kepentingan pemilik modal saja...jangan sampai berbagai aturan membuat kita kerdil (belajar dari kebingungan, kegelisahan dari rutinitas yang semakin membingungkan) metafora dunia, ketika semua huforia menggemborkan ini itu dalam waktu singkat dengan banyak harapan?? jawaban yang tepat adalah inonsen, bahkan belajar bahasa inggris pun dalam waktu yang sama (singkat) saja belum tentu menghasilkan orang yang cakap berbahasa, apalagi ini berbicara karakter. marilah kita sadari bahwa menimbulkan anomali di aru biru globalisasi tentang identitas atau bahasa kerennya politik identitas, ada bahayanya juga, sebenarnya adakah arsiran-arsiran yang sama atau hanya merupakan serpihan-serpihan pengetahuan? 
4 pilar pendidikan menurut Unesco
- Learning to know (belajar mengetahui)
- Learning to do (belajar melakukan sesuatu)
- Learning to be (belajar menjadi sesuatu)
- Learning to live together (belajar hidup bersama) 
4 pilar tersebut di tanah kelahiran ini serasa tercincang cincang, membuat kita seolah-olah makhluk alien...

waktu adalah keniscayaan dalam sebuah kegiatan, apa yang saat ini bisa kita lakukan dalam membuat perubahan yang baik menjadi lebih baik, maka lakukanlah....terlalu gamang persoalannya, memang secara teknis tidak banyak yang bisa kita lakukan, namun disinilah sesungguhnya peran pesantren, sebagaimana yang disampaikan budi utomo: mata air ilmu pengetahuan adalah pesantren.

Singkat kata:
Pendidikan pada akhirnya melakukan sesuatu/terampil, lalu hidup bersama-sama, maka itulah manjadikan manusia. (memanusiakan manusia), all is proses...

Sebagai bahan memori untuk sobat semua:

Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk pada kenyataan
 Bergeraklah, bergeraklah dan bergeraklah....

Salam Cinta Indonesia


Biar saja ku tak sehebat matahari
 Tapi slaluku coba tuk menghangatkanmu
 Biar saja ku tak setegar batu karang
 Tapi slalu ku coba tuk melindungimu

Biar saja ku tak seharum bunga mawar
 Tapi slalu kucoba tuk mengharumkanmu
 Biar saja ku tak seelok langit sore
 Tapi slalu kucoba tuk mengindahkanmu

Kupertahankan kau demi kehormatan bangsa
 Kupertahankan kau demi tumpah darah  
Semua pahlawan-pahlawanku

Merah putih teruslah kau berkibar
 Di ujung tiang tertinggi di Indonesiaku ini
Merah putih teruslah kau berkibar
 Di ujung tiang tertinggi di Indonesiaku ini
Merah putih teruslah kau berkibar
 Ku akan selalu menjagamu

Semoga bermanfaat dan memberi inspirasi kepada sobat semua untuk terus bergerak, berbenah demi kemajuan dan kemakmuran negara kita tercinta Indonesia dan menyadarkan bahwa hidup ini bukan hanya untuk aku, kamu, kita tapi MEREKA. Save karakter Indonesia;-)

Arsip Blog

Artikel Terpopuler